Estimasi Properties Fluida dan Gas (Suhu Kritis, Tekanan Kritis )

Kegiatan mencari data seperti data densitas, viskositas, kapasitas panas, panas laten dan lain – lain merupakan bagian yang tidak terpisahkan bagi seorangprocess engineer maupun chemicalengineer. Data – data tersebut sangat berguna dalam mendesain suatu peralatan proses (chemical process equipment) maupun untuk mengevaluasi kinerja peralatan (evaluating performance). Baik atau tidaknya suatu desainperalatan salah satunya ditentukan dengan valid atau tidaknya data – dataproperties yang digunakan.

Secara umumdata – datatersebut mungkin dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu : Thermodynamic Properties, TransportProperties dan Thermal Properties. Thermodynamic Properties meliputi entalpi, entropi, kapasitas panas, penentuankoefisien fugasitas, koefisien aktifitas dan lain – lain. Transport Properties meliputi : densitas, viskositas, suface tension danlain – lain. Thermal properties seperti konduktivitas termal.Banyak studi yang telah dilakukan untuk mendapatkan data – dataproperties tersebut, baik melalui eksperimen ataudengan membuat suatu korelasi dan interpolasi yang cukup akurat . Umumnya data – dataproperties tersebut dapatkita temui pada dua sumber utama yaitu : dari Literatur (handbook) dan software.

Banyak literatur yang mempublikasikandata – dataproperties berbagai komponen atau senyawa umum yang digunakan pada berbagai industri kimia.Tidak semua data -data properties suatu komponen dapat ditemukan baik pada literatur maupun software.Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan melakukan estimasi (estimation of Properties).

Terdapat beberapa metode untuk melakukan estimasi properties yaitu menggunakan Law of CorrespondingState dan metode Structure ( group contribution ). Tipe metode estimasi lainnya adalah metode stucture. Semua macroscopic properties berhubungan dengan strukturmolekulnya (seperti atom, grup atom, dan ikatan –ikatan) yang mana menentukan besarnya dan tipe gayaintermolekul. Konsep structure mengusulkan bahwa macroscopic properties dapat dihitung melalui konstribusi grup (group contributions).Metode cukup sederhana dan cepat karena hanya membutuhkan rumus atau formula dari senyawa yangbersangkutan. Nilai kontribusi grup ditentukan dengan cara eksperimen. Salah satu properties yang sangat penting adalah Tc, Pc, Tb dan Vc. Dari Tc dan Pc, dapat diketahui besarnya Z (compressibility factor) yang sangat penting dalam mencari besar properties zat yang tidak ideal.

Ada beberapa korelasi untuk estimasi Tc, ataupun Pc. Setiap korelasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing.Beberapa korelasi hanya cocok untuk molekul – molekul sederhana dan memiliki nilai error pada molekul – molekul yang memiliki gugus – gugus tertentu.Salah satu korelasi yang banyak digunakan adalah korelasi Joback, Constantinue & Gani, Wilson & Jasperson, dan Marrero & Pardilo.Pada metode Joback dan Constantinue & Gani, properties zat ditentukan melalui konstribusi group – group dalam molekul dan mengabaikan interaksi antar group. Metode Wilson & Jasperson hanya memperhitungkan keberadaan atom dalam sebuah molekul untuk memprediksi properties, sedangkan Marrero & Pardilo lebih kompleks lagi dengan memperhitungkan interaksi antar group dalam sebuah molekul,

Untuk lebih jelas bisa di download di sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s